KODE ETIK DAN BUDAYA PERUSAHAAN

KODE ETIK DAN BUDAYA PERUSAHAAN
Merupakan panduan bertindak dan berperilaku sehari-hari bagi Manajemen dan Pekerja Perusahaan dalam menjalankan tugas dan kewajibannya guna mencapai tujuan sesuai dengan Visi dan Misi Perusahaan.
Nilai-nilai budaya perusahaan yang kami kembangkan di PT MANDALA DESA WARNANA, yaitu apa yang kami sebut dengan nilai-nilai budaya dan Tradisi, yang diyakini bersama dan dianggap sebagai pedoman utama bagi setiap karyawan perusahaan.
Nilai-nilai itu memberikan arah (direction) mengenai mana-mana yang benar dan mana-mana yang salah; mana-mana yang harus dilakukan dan mana-mana yang tidak; mana-mana yang harus didorong dan diprioritaskan dan mana-mana yang tidak. Di samping itu, nilai-nilai budaya juga harus menjadi “sumber energi” yang tak ada habisnya. Ia harus mampu memberikan motivasi bagi karyawan dalam menjalankan aktivitas kesehariannya.
Agar bisa menjadi pondasi yang kokoh bagi terbentuknya behavior karyawan, values tersebut harus mudah dihapal dan dipahami oleh seluruh karyawan, mulai dari level manajemen puncak hingga para pelaksana di level terbawah. Nilai-nilai budaya perusahaan, sebagus apapun, tidak akan bisa dijalankan secara optimal jika tidak bisa dipahami dan dimengerti oleh seluruh karyawan di bawahnya.
Pokok-pokok Kode Etik PT MANDALA DESA WARNANA antara lain mengatur mengenai:
1.      Etika Kerja Karyawan; yaitu sistem nilai atau norma yang digunakan oleh seluruh Karyawan dan Pemimpin dalam bekerja sehari-hari dengan lingkup sebagai berikut:
a.      Perilaku Utama Karyawan:
                                            i.      Kapasitas dan Kapabilitas Karyawan
                                            ii.     Kewajiban dan Larangan
                                            iii.    Kerahasiaan Informasi
                                            iv.     Infrastruktur
                                            v.      Lingkungan Kerja
b.      Perilaku Utama Pemimpin:
                                            i.      Perilaku Pemimpin
                                            ii.     Perilaku Direksi
                                            iii.    Perilaku Chief Executive Officer (CEO) dan Chief Financial Officer (CFO)
 
2.      Etika Usaha yaitu sistem nilai atau norma yang dianut oleh Perusahaan sebagai acuan Perusahaan, Manajemen dan Karyawannya untuk berhubungan dengan lingkungannya dengan lingkup sebagai berikut:
a.      Hubungan dengan Regulator
b.      Hubungan dengan Stakeholder
c.       Ketentuan tambahan
 
Setiap bulan kami mengirimkan materi sosialisasi kapada karyawan tentang pemahaman GCG, etika bisnis, pakta integritas, fraud, manajemen risiko, pengendalian internal (“SOA”), whistleblowing, pelarangan gratifikasi, tata kelola TI, menjaga keamanan informasi dan hal-hal lainnya yang terintegrasi terkait dengan praktik tata kelola perusahaan.
 
BUDAYA PERUSAHAAN
 
Gagasan
Artinya
efficient & effective
Mandesa selalu melayani Konsumen dengan pelayanan semaksimal mungkin dengan cara yang cepat, tepat dan akurat
Loyality
Dalam budaya ini mengajarkan bahwa insan Mandesa harus selalu memiliki sikap disiplin, bekerja keras, cerdas dan tuntas dalam setiap pelayanan yang dilakukan.
Costumer Centricity
Didalam budaya ini, Mandesa ingin selalu melayani dengan ramah, hangat dan bersahabat. Tidak hanya itu, pelayanan yang tanggap & produktif serta kreatif & inovatif juga selalu dikedepankan.
Integrity
Didalam budaya ini, insan Mandesa harus terus konsisten dan patuh dengan segala aturan yang ada di PT. Mandesa
Integrity
 di dalam budaya ini mengajarkan bahwa setiap insan Mandesa harus memiliki sifat yang jujur, tulus dan terbuka. Namun tetap menjaga segala kerahasiaan perusahaan PT. Mandesa